Pandemi virus corona di indonesia
Gugus PercepatanPenanganan Covid-19 meralat puncak pandemi yang sebelumnya diprediksi terjadi pada bulan Juli, sementara pakar kesehatan menyebut jumlah kasus akan terus menanjak hingga akhir tahun di tengah pemberlakuan 'new normal'.
Pemerintah, melalui Gugus Tugas Nasional pada April lalu, sempat memperkirakan puncak pandemi Covid-19 di Indonesia akan mulai pada Mei dan berakhir pada Juli.
Pakar ilmu epidemiologi dan ahli pemodelan matematika mengatakan peningkatan kasus kini akan didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat dengan tatanan kehidupan baru atau 'new normal'.
Covid-19 Indonesia lebih dari 75.000 orang positif, 'sudah lampu merah lagi'
Kasus baru Covid-19 Jakarta kembali lampaui kasus sembuh di tengah perpanjangan masa transisi PSBB
Kasus baru Covid-19 Jakarta kembali lampaui kasus sembuh di tengah perpanjangan masa transisi PSBB
Apa itu Zona Hijau, Zona Merah Hingga Zona Hitam Terkait Virus Corona?
Zona hijau, zona merah, zona kuning dan zona hitam, istilah tersebut jadi ada setelah pandemi virus corona masuk ke Indonesia
Arti dari Keempat Kategori Zona
1. Zona hijau, artinya sebuah wilayah atau daerah sudah tidak ada kasus atau infeksi virus corona.
Aktivitas seperti biasa juga sudah bisa berjalan dengan normal.
Namun, pada wilayah zona hijau tetap perlu ada kesadaran masyarakat untuk meningkatkan jarak sosial, cuci tangan, hingga pemakaian masker.
2. Zona kuning, artinya ada beberapa kasus Covid-19 dengan beberapa penularan lokal.
Di zona ini bisa dilakukan PSBB secara parsial.
Selain itu, zona kuning akan menerapkan protokol kesehatan yang sama dengan Zona Hijau yaitu dengan mengidentifikasi kontak dari kasus yang dikonfirmasi (pelacakan kontak), dan melakukan pengujian, pemantauan maupun isolasi mandiri.
3. Zona Merah, artinya masih ada kasus Covid-19 pada satu atau lebih klaster dengan peningkatan kasus yang tinggi.
Dalam kasus zona merah, diperlukan protokol kesehatan yang serius, seperti menutup sekolah, tempat ibadah, dan bisnis.Memberlakukan lockdown (karantina) bagi komunitas yang telah terinfeksi virus corona dan menjaga orang-orang tetap berada di rumah mereka serta mengirimkan kebutuhan mereka tanpa kontak fisik.
4. Zona hitam, artinya kasus Covid-19 pada suatu daerah sudah sangat parah.
Dampak virus Corona
• Kunjungan Wisatawan Asing di Indonesia Menurun
• Sejumlah Barang Menjadi Mahal dan Langka
• aktivitas ekonomi dan transportasi yang dibatasi
• penurunan pendapatan
Adapun solusi untuk mengatasi covid - 19 yaitu :
Terapkan pola hidup bersih
Berdasarkan saran yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) perilaku hidup bersih dan sehat bisa dilakukan dengan cara mencuci tangan sesering mungkin, menjaga jarak dari orang yang batuk atau bersin atau juga menerapkan etika batuk dan bersin yang baik dengan siku tertekuk, menghindari menyentuh mata, hidung juga mulut, menggunakan masker mulut jika mengalami sakit, mengobati sedini mungkin jika mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas.
Kurangi informasi yang masuk
Jika rasa cemas yang muncul mulai berlebihan dan mengganggu, tidak ada salahnya jika mengurangi dan memfilter setiap informasi yang masuk. Ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi kecemasan di tengah wabah virus corona.
Kurangi sosialisasi tidak perlu
Cara mengatasi kecemasan berikutnya bisa dilakukan dengan mengurangi sosialisasi yang tidak perlu. Seperti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, akan lebih baik jika kita melakukan social distancing.
Social distancing dapat dipahami sebagai upaya menjaga jarak dengan komunitas atau orang banyak untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran infeksi virus.
Pemerintah juga telah mengimbau untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah. Upaya karantina diri ini penting dilakukan untuk menghindarkan diri dari risiko tertular virus corona. Rasa cemas pun bisa semakin berkurang bersamaan dengan berkurangnya interaksi kita dengan pihak luar.
• Sejumlah Barang Menjadi Mahal dan Langka
• aktivitas ekonomi dan transportasi yang dibatasi
• penurunan pendapatan
Adapun solusi untuk mengatasi covid - 19 yaitu :
Terapkan pola hidup bersih
Berdasarkan saran yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) perilaku hidup bersih dan sehat bisa dilakukan dengan cara mencuci tangan sesering mungkin, menjaga jarak dari orang yang batuk atau bersin atau juga menerapkan etika batuk dan bersin yang baik dengan siku tertekuk, menghindari menyentuh mata, hidung juga mulut, menggunakan masker mulut jika mengalami sakit, mengobati sedini mungkin jika mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas.
Kurangi informasi yang masuk
Jika rasa cemas yang muncul mulai berlebihan dan mengganggu, tidak ada salahnya jika mengurangi dan memfilter setiap informasi yang masuk. Ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi kecemasan di tengah wabah virus corona.
Kurangi sosialisasi tidak perlu
Cara mengatasi kecemasan berikutnya bisa dilakukan dengan mengurangi sosialisasi yang tidak perlu. Seperti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, akan lebih baik jika kita melakukan social distancing.
Social distancing dapat dipahami sebagai upaya menjaga jarak dengan komunitas atau orang banyak untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran infeksi virus.
Pemerintah juga telah mengimbau untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah. Upaya karantina diri ini penting dilakukan untuk menghindarkan diri dari risiko tertular virus corona. Rasa cemas pun bisa semakin berkurang bersamaan dengan berkurangnya interaksi kita dengan pihak luar.
Sumber: https://www.alodokter.com/ketahui-cara-untuk-mencegah-penularan-virus-corona
Sumber:https://kids.grid.id/amp/472179856/apa-itu-zona-hijau-zona-merah-hingga-zona-hitam-terkait-virus-corona?
https://m.merdeka.com/jateng/6-cara-mengatasi-kecemasan-di-tengah-wabah-virus-corona-kln.html
Sumber:https://kids.grid.id/amp/472179856/apa-itu-zona-hijau-zona-merah-hingga-zona-hitam-terkait-virus-corona?
https://m.merdeka.com/jateng/6-cara-mengatasi-kecemasan-di-tengah-wabah-virus-corona-kln.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar